Dalam kesempatan itu dokter Titin menanyakan kenapa seseorang anak sering batuk/ pilek. Padahal secara logika bayi telah mendapat imunitas (zat kebal) dari ibunya/ ASI.Namun pada kenyataannya, banyak bayi yang mengidap batuk pilek. Untuk itu para ibu diharapkan dapat mengetahui faktor - faktor pencetusnya, antara lain lingkungan yang kurang ehat, misalnya adanya polusi tinggi di rumah karena ada anggota keluarganya yang merokok, penggunaan air conditioning pada bayi yang alergi dingin, penggunaan kipas angin yang menerbangkan debu di rumah, juga adanya penularan virus di sekolah/ mall maupun tertular pengasuhnya. Jadi, apabila ibu - ibu pergi ke Mall, anak - anak sebaiknya tidak selalu di bawa ke Mall karena dapat tertular penyakit di sana, tandas Titin.
Orangtua perlu mencermati latar belakangnya apabila anak kita sakit. Ada dasar alerginya atau tidak. Apakah lingkungan anak ada yang batuk atau pilek dan bagaimana daya tahan tubuh si anak ?
Adakah obat untuk membantu anak yang pilek dan flu ? Tanya Titin di sela - sela ceramahnya. Terdapat strategi atau kiat - kiat untuk membantu mengatasi permasalahan pilek pada anak.
Untuk yang disebabkan alergi, maka anak perlu dihindarkan drai pencetusnya (alergen), istirahat cukup, aktivitas anak perlu dibatasi, juga asupan gizi seimbang. Dan, yang penting lagi yakni singkirkan barang - barang penyebab alergi (debu karpet, hewan piaraan dan makanan)
Jika disebabkan oleh virus, maka si anak perlu diberi makanan bergizi (buah yang
banyak mengandung vitamin. Ia mengingatkan bahwa pada dasarnya tidak ada oat yang dapat menyembuhkan pilek, baik antibiotika, suplemenvitamin C/ Zn. Anak perlu bweristirahat. Bila hidung tersumbat bisa diberi 2 (dua) tetes larutan garam dapur NaCl 09% dan lain - lain seperti pengunaan inhalasi tradisional, obat penurunpanas jika suhu di atas 38 tahun. Upayakan kamar lebih lembab.
Dr. Titin juga memberikan wejangan, kapan seorang anak dibawa ke dokter, yaitu apabila demam anak berlangsung lebih dari 72 jam. Anak rewel. Lesu. Lemas, menggigil dan pusing. Ingus kental berwarna disertai sesak napas, sekitar bibir biru. Pasien buang air kecil jarang, tidak mau minum dan dahak disertai becak darah. Tanda -tanda lain yang disarankan untuk di bawa ke dokter adalah pilek lebih drai 10 hari, sakit telingga atau telingankeluar cairan, nyeri berat pada muka dan dahi, kemudian napas berbunyi, suara parau dan tenggorokannya sakit.
Jadi dapat disimpulkan bahwa tdak ada obat yang dapat menyembuhkan virus pilek atau flu. Sedangkan obat - obat flu yang beredar di pasaran biasanya mengandung :analgesik (pereda rasa sakit), antihistamin (menekan alergi). Ekspektoran (mengeluarkan dahak). Antitusif (penekan batuk) dan dekongestan (menghentikan pilek).
Jikalau akan memberikan obat, maka gunakan obat sesuai anjuran dokter.
Prinsip pengobatan secara garis besar meliputi : pengobatan simptomatik, pengobatan untuk mengurangi gejalanya, istirahat, hidrasi cukup, pengendalian demam dan nyeri ototn pertahankan kenyamanan bernafas. Antibiotik bisa dipertimbangkan apabila terjadi infeksi dan apabila terdapat penyulit.
Pilek jangan disepelekan karena bisa menimbulkan komplikasi ke mana - mana., seperti infeksi telinga tengah dan sinus, ensefalitis, bronkhitis dan pneumonia.
Terdapat terapi dada yang dapat menolong anak yang terserang pilek. Terapi ini bisa diberikan pada : (1) Anak hipersensitif batuk pilek menjadi berkepanjangan., (2) anak belum memiliki reflek kuat, (3) Lendir kental sehingga apabila tidak segera di keluarkan akan menjadi tempat berkembang biak kuman selain uga mengganggu proses oksigenasi sehngga infeksinya lebih lama Terapi Dada/ Chest therapy membantu proses penyembuhan
Foto kegiatan :