OBAT DAN POSYANDU LANSIA GENUK
Selasa, 27 Nopember 2007
Posyandu lansia di kecamatan Genuk Semarang telah berjalan secara rutin setiap bulan. Setelah lebaran tahun ini, kegiatan Posyandu Lansia di Kecamatan Genuk tetap berlangsung. Selain diisi pemeriksaan tinggi badan, berat badan, pemberian makanan tambahan, juga diisi dengan penyuluhan kesehatan rutin dari RS Telogorejo.. Pada tanggal 27 Nopember 2007 penyuluhan diisi oleh Ibu Lucy Rubi Astuti, SSi, Apt, Officer in Charge Telogorejo Hospital, dengan materi tentang obat
Dalam ceramahnya Lucy memberikan pengertian khususnya tentang perbedaan antara jamu, herbal dan fitofarmaka. Dengan demikian diharapkan masyrakat mampu membedakan antara jamu, herbal dan fitofarmaka. "Adalah sangat merugikan konsumen apabila masyarakat mengonsumsi jamu namun ternyata di dalam jamu dicampuri obat", tandas Lucy dalam ceramahnya. "Apabila kita membeli obat selain harus mengetahui untuk apa obat itu akan digunakan, berapa dosisnya, bagamana cara meminumnya, kapan tanggal kadaluarsanya, masihkah obat tersebut dalam kondisi baik ? dan lain - lain:, lanjutnya. Alangkah membahayakan apabila kita meminum obat tanpa mengetahui obat apa yang kita minum", jelas Lucy.
Perihal fitofarmaka nampaknya masih asing di telinga peserta Posyandu Lansia. "Fitofarmaka sama dengan jamu yang naik Kelasnya", jawab Lucy singkat namum mudah dimengerti. Sangat berbeda dengan jamu atau herbal yang mampu mengusir penyakit. Tanaman yang digunakan untuk bahan baku fitofarmaka harus melewati serangkaian proses standarisasi tertentu. Sebelum dipasarkan fitofarmaka ini telah melalui serangkaian uji yang sangat ketat, yakni uji praklinik yang meliputi uji khasiat dan toksisitas, uji teknologi, dan uji klinik yang dicobakan pada pasien di rumah sakit.
Saat ini, menurut Lucy, di apotek telah beredar beberapa fitofarmaka meskipun jumlahnya masih sedikit. "Fitofarmaka sama dengan jamu yang naik derajatnya", demikian Lucy menegaskan kembali tentang fitofarmaka.
Di sela - sela ceramahnya banyak pula pertanyaan yang muncul. Hal ini menunjukkan adanya antusiame peserta. Ternyata banyak hal yang berkaitan dengan jamu, obat yang belum diketahui secara benar. Diakhir ceramahnya Lucy kembali mengingatkan bahwa obat di satu sisi bisa memeprbaiki kualitas hidup seseorang, menyembuhkan penyakit, namun di sisi lain apabila kita mengonsumsi obat sembarangan dapat berakibat fatal bagi kehidupan kita.
Acara Posyandu yang digelar di dua tempat itu ternyata cukup memacing banyak pertanyaan dari yang hadir. Bahkan di Muktiharjo Lor acara posyandu tidak saja dihadiiri oleh para Lansia namun juga oleh guru - guru sekolah disekitar sehingga pertanyaannya menjadi sangat beragam.
Ibu Kepala Kelurahan Muktiharjo Lor dalam sambutannya mwengharap agar bahan penyuluhan ini ditularkan kepada para Lansia lain yang tidak dapat hadir dalam Posyandu dan diharapakan di bulan depan pesertanya semakin banyak. Selain itu Ibu Kepala Kelurahan juga mempunyai keinginan untuk menyehatkan warganya dengan mengajaknya senam lansia dan senam jantung agar derajat kesehatan warganya, khususnya lansia, dapat meningkat
Acara ditutup dengan pengobatan bagi peserta lansia yang memerlukan pemeriksaan kesehatannya.